foto: LiputanIslam.com

foto: LiputanIslam.com

Jakarta, LiputanIslam.com–Misbahul Alam dari LKTO Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak menandatangani Deklarasi Jakarta untuk Persatuan Muslim. Dalam acara yang dihadiri sejumlah cendekiawan Muslim dunia di Jakarta Minggu 4/5/2014) tersebut, para undangan menandatangani “Deklarasi Jakarta untuk Persatuan Muslim”, berisi kesepakatan untuk menjaga kesatuan umat Islam di seluruh dunia. Hanya saja, dari banyak yang hadir, ada beberapa yang tidak bersedia ikut menandatangani deklarasi. Di antaranya ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Misbahul Alam dari LKTO HTI mengakui tidak ikut menandatangani deklarasi tersebut.

Dalam keterangannya, Misbahul Alam menyatakan bahwa dia harus mengikuti prosedur organisasi. Menurutnya, penandatanganan deklarasi semacam itu harus lebih dahulu dibicarakan dalam internal organisasi dan menunggu instruksi pimpinannya. Sedangkan ia hadir di acara itu hanya sebagai undangan. Akan tetapi, menurutnya, hal ini bukan berarti bahwa pihaknya menolak deklarasi itu. Hanya saja, dalam organisasi HTI, ada prosedur yang harus diikuti.

Sebelumnya, Katib Aam PBNU KH Malik Madani dalam rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di gedung PBNU jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Rabu (30/4/2014) secara tegas menyampaikan arahan kepada warga NU agar tidak terpengaruh kelompok HTI karena gerakan ini bertolak belakang dengan kesepakatan Pancasila sebagai asas tunggal negara.

Sedangkan Misbahul Alam sendiri adalah salah seorang aktivis HTI yang sangat rajin berorasi menyerukan jihad menggulingkan pemerintahan Assad di Suriah demi menegakkan khilafah. April 2011 lalu, Misbahul Alam tampil sebagai pembicara di depan 100 orang massa HTI dalam demo di depan Kedubes Suriah di Jakarta. “Kami mendukung rakyat Suriah menggulingkan penguasa dzalim untuk menegakkan khilafah!” pekik Misbahul Alam, salah satu orator.

Laporan-laporan lembaga internasional menyebutkan bahwa perang di Suriah telah merengut nyawa lebih dari 100.000 warga sipil. (ah/metrotvnews.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL