LiputanIslam.com-Menurut data dari situs www.AirVisual.com pada Kamis (8/8) siang, Jakarta menempati posisi pertama kota terpolusi yang memiliki kualitas udara terburuk atau tidak sehat di dunia. Posisi ini bersamaan dengan hari pertama sosialisasi perluasan aturan ganjil-genap di Jakarta.

Air Visual merupakan situs penyedia kualitas udara dan polusi harian kota-kota besar di dunia.

Berdasarkan US Air Quality Index (AQI), pada pukul 11.40 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat di angka 156 kategori tidak sehat, dengan parameter PM2,5 konsentrasi 64.4 µg/m³.

Baca juga: Atasi Polusi Udara Jakarta, Pemprov dan Pusat Harus Kompak

Dengan angka tersebut menjadikan Jakarta sebagai kota yang berada di peringkat pertama dengan kualitas udara terburuk di antara kota-kota besar lainnya di dunia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Ibu Kota.

Beberapa langkah yang diambil Pemerintah Provinsi DKI untuk mengatasi kualitas udara tersebut di antaranya adalah memperluas ganjil-genap, mewajibkan uji emisi, membatasi usia kendaraan dan penghijauan. Sejumlah aktivis dan DPRD tidak begitu menyetujui aturan tersebut. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*