Sumber: jawapos.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan kunjungan wisatawan domestik ke destinasi wisata lokal menurun karena mahalnya harga tiket sejak tiga bulan terakhir.

“Penurunan kunjungan (wisatawan domestik) rata-rata 30 persen. Destinasi wisata sepeti Lombok yang kasihan karena baru saja jatuh akibat bencana alam,” kata Arief di Kementerian Pariwisata, Senin (8/4).

Meskipun Meskipun sejumlah maskapai mengklaim telah mulai menurunkan tarif pasca diminta oleh Kementerian Perhubungan, namun efeknya masih belum terasa.

Arief menyampaikan, masih banyak komplain dari para wisatawan terkait mahalnya harga tiket pesawat. Komplain rata-rata berasal dari kelompok atau asosiasi pariwisata.

Selain itu, kondisi ini semakin parah karena kenaikan harga tiket pesawat lebih dari 100 persen untuk rute favorit. Menurut Arief, kenaikan harga tiket seharusnya dilakukan secara bertahap, tidak secara tiba-tiba.

“Kembalikan harga seperti semula, jangan melakukan kenaikan tarif terlalu besar dan mendadak kalau anda tidak ingin menghancurkan industri,” ujarnya.

Dia memprediksi Sejak libur akhir tahun 2018 hingga April 2019, Arief memprediksi efek peningkatan tarif tiket pesawat menurunkan kunjungan wisatawan 20 hingga 40 persen.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai, dampak dari tingginya harga tiket pesawat rute domestik membuat wisatawan domestik beralih untuk pergi ke tujuan wisata luar negeri.

Akan tetapi, Arief mengaku belum mendapatkan data riil terkait hal itu. Sejauh ini wisatawan asal Indonesia yang berwisata ke luar negeri masih tidak lebih banyak daripada jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

Secara rata-rata, jumlah kunjungan wisatawan mancengara selama setahun di atas 10 juta orang sedangkan wisatawan Indonesia yang ke luar negeri hanya sekitar 6-7 juta orang.

Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selama Februari 2019 kunjungan wisatawan mancengara ke Indonesia mencapai 1,27 juta kunjungan atau naik 4,8 persen dibanding total kunjungan selama Januari 2019. Secara kumulatif, kunjungan wisatawan ke Indonesia kurun Januari-Februari 2019 mencapai 2,48 juta. (sh/republika/tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*