Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren kenaikan harga gabah kering panen (GKP) yang terjadi sejak Mei 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, harga GKP pada Oktober 2019 mengalami kenaikan menjadi Rp 5.508 per kilogram (kg) dari posisi September Rp 5.392 per kg. Kenaikan harga GKP sepanjang Oktober tercatat sebesar 2,19 persen.

Suhariyanto menyebutkan, kenaikan harga GKP juga terjadi pada level penggilingan padi, yaitu Rp 5.522 per kg pada September menjadi 5.622 per kg. Kenaikan harga GKP pada level penggilingan padi tercatat sebesar 2,15 persen.

Baca: Harga Gabah Anjlok, Daya Beli Petani Ikut Turun

Suhariyanto menyampaikan, tren kenaikan harga GKP di tingkat petani ini membuat adanya kenaikan harga beras.

“Pola kenaikannya sama dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan harga gabah naik di tingkat petani maupun penggilingan, bisa dipahami ini mengakibatkan harga beras naik tipis,” ujar dia di Jakarta, Jumat (1/11).

BPS mencatat, harga beras di tingkat penggilingan baik premium, medium, maupun jenis rendah mengalami kenaikan. Pada Oktober 2019, harga beras premium naik 0,68 persen menjadi Rp 9.659 per kg dan beras medium dan rendah naik masing-masing 1,43 persen dan 1,11 persen menjadi Rp 9.434 per kg dan Rp 9.242 per kg.

“Dibandingkan dengan Oktober 2018, rata-rata harga beas di penggilingan pada Oktober 2019 untuk semua kualitas, yaitu premium, medium, dan rendah, mengalami kenaikan,” kata dia. (sh/republika/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*