Sumber: jawapos.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga komoditas cabai tengah mengalami tren penurunan hingga Rp 2.350 per kilogram (kg). Tren penurunan ini telah berlangsung dalam satu pekan terakhir.

Menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai merah keriting pada Senin (25/11) turun 6,04 persen atau Rp 2.350 per kg menjadi Rp 36.550 per kg. Kemudian, harga cabai merah besar turun 4,15 persen atau Rp 1.600 menjadi Rp 37 ribu per kg.

Baca: Awal Pekan, Harga Cabai Anjlok hingga Rp 7.100 per Kg

Selain itu, harga cabai rawit merah turun 4,11 persen atau Rp 2.200 per kg menjadi Rp 51.350 per kg dan harga cabai rawit hijau turun 4,55 persen atau Rp 1.950 menjadi Rp 40.950 per kg.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada pekan kedua November komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai rawit sebesar 6,54 persen, cabai merah, 3,53 persen, telur ayam ras 1,50 persen dan bawang putting 1,13 persen.

Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah sebesar 10,77 persen dan daging ayam ras sebesar 2,84 persen.

Ketua Asosiasi Hortikultura Indonesia Anton Muslim Arbi mengatakan, Perum Bulog harus bisa berperan sebagai penyangga bagi stok pangan dengan menyerap produksi petani saat harga jatuh dan menjual kepada masyarakat ketika harga tinggi.

“Harga tinggi petani mungkin mendapat keuntungan tinggi, saat rendah petani berteriak-teriak,” ujar Anton.

Dia memperkirakan, sejumlah komoditas akan mengalami kenaikan pada akhir tahun, di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit. (sh/cnnindonesia/gatra)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*