Sumber: republika.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga cabai di sejumlah daerah di Indonesia masih mengalami tren kenaikan. Di Jakarta, harga cabai mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 120 ribu per kilogram (kg).

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Kwitang Dalam, Jakarata, Nur (58) mengatakan, naiknya harga cabai disebabkan oleh sulitnya pasokan akibat musim kemarau yang panjang.

“Rawit merah Rp 120 ribu (per kg). Ada 3-4 hari harga segini. Sebelumnya Rp 90 ribu (per kg). Kalau dapat dari sananya (pemasok) Rp 110 ribu (per kg). Masalahnya kemarau ini, pada kering. Pasokan susah,” kata dia di Jakarta, Senin (5/6).

Baca: Idul Adha, Harga Cabai Diperkirakan Naik

Toyyibah (43 tahun), pedagang lainnya di Pasar Kwitang Dalam, mengakui kenaikan harga cabai yang tinggi. Namun, ia menjual cabai dengan harga yang sedikit lebih rendah dibandingkan pedagang pertama.

“Cabai naik lagi. Rawit merah Rp 100 ribu per kg, dapatnya Rp 90 ribu (per kg). Kalau merah keriting Rp 70 ribu per kg, sama kayak rawit hijau, Rp 70 ribu (per kg),” katanya.

Sementara itu, di Provinsi Lampung, harga cabai naik menjadi Rp 90 ribu per kg. Kenaikan harga cabai ini membuat pengelola rumah makan di Lampung terpaksa mengurangi kadar cabai pada bumbu dan sambel.

Tren kenaikan harga cabai ini sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Bahkan, harga cabai diprediksi akan naik lagi karena momentum Idul Adha. (sh/liputan6/republika)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*