Sumber: ekonomi.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga beras di sejumlah daerah di Indonesia terpantau stabil. Harga beras super termahal di Padang, Pekanbaru, Tangerang, Pontianak, sampai Sorong berada di kisaran Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram (kg).

Beras kualitas super II tercatat sebesar Rp 12.600 per kg. Sedangkan, untuk harga beras termurah berada di Majene, Bone, Lombok, Malang, dan Wonogiri, yakni di kisaran Rp 9.000-Rp 10.500 per kg.

Baca: Kekeringan Bikin Produksi Beras Anjlok

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, hingga Jumat (20/9), beras kualitas medium I dijual dengan harga Rp 11.800 per kg dan kualitas medium II sebesar Rp 11.550 per kg. Sementara harga beras kualitas bawah I dan II stabil dijual sebesar Rp 10.650 per kg dan Rp 10.250 per kg.

Sementara itu, harga beras di Bekasi masih mengalami kenaikan. Salah satu pedagang beras  di Pasar Pagi, Pekayon, Bekasi Selatan, Sugeng, menyebutkan, harga beras per karungnya naik menjadi Rp 20 ribu.

“Saya beli dari sana sudah naik. Harga satu karung beras naik jadi Rp 20 ribu. Ini jadi memengaruhi harga ecerannya,” kata dia, Minggu (22/9).

Akibat kenaikan tersebut, harga beras per liternya naik dari sebelumnya Rp 7 ribu per liter menjadi Rp 8 ribu per liter. Itu pun beras yang kualitasnya jelek.

“Tapi yang harga Rp 8 ribu per liter itu kualitasnya jelek,” ujarnya.

Dia mengatakan, kenaikan harga beras sudah berlangsung selama satu minggu terakhir. Dia memprediksi, harga beras akan terus naik hingga bulan Oktober.

“Naiknya mulai satu minggu ini dan katanya bakal naik terus harganya sampai bulan Oktober,” kata dia. (sh/cnnindonesia/merdeka)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*