foto: acara maulid di istana negara (kompas)

foto: acara maulid di istana negara (kompas)

Jakarta, LiputanIslam.com — Presiden Joko Widodo menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 Hijriah yang diadakan oleh Majelis Rasulullah SAW di kawasan Monas Jakarta, Sabtu,  3 Januari 2015. Seperti diketahui, Majelis Rasulullah adalah salah satu majelis dzikir dan shalawat terbesar di Jakarta, dan saat acara berlangsung, sekitar 5.000 santri dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menghadiri acara tersebut. Sebagian besar pria memakai baju koko dan peci, sementara untuk perempuan memakai baju gamis dan jilbab. Maulid adalah acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun.

“Sudah dua kali, saya hadir di majelis ini di tempat yang sama. Pagi hari ini, kita semua bisa hadir dalam peringatan maulid Nabi. Kita semua perlu mengingatkan diri kita betapa keteladanan Nabi Muhammad adalah inspirasi bagi umat Islam. Inspirasi bagi kita semua untuk menghadapi masalah dan tantangan,” tutur Jokowi.

Dari laporan kabar24.com, dalam sambutannya, Jokowiberpesan agar masyarakat meniru akhlak Nabi Muhammad SAW yang begitu mulia, seperti tabah dalam menghadapi segala tantangan dan cobaan, tabah dalam menghadapi hinaan, dan tabah menghadapi caci maki. Nabi Muhammad semasa hidupnya sering mendapatkan hinaan dan cacian. Namun, beliau selalu membalasnya dengan doa dan kebaikan.

jokowi monas 2

foto: majelis rasulullah

“Kalau kita sanggup enggak menghadapi itu, dihina orang lalu membalas hinaan itu dengan doa? Ada di antara kita yang seperti itu? Insya Allah di Majelis Rasulullah bisa semuanya, karena kita semuanya ingin meneladani apa yang telah dikerjakan oleh Nabi,” ujarnya.

Peringatan maulid tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi, Menteri Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Pengurus Dewan Syuro Majelis Rasulullah Habib Nabiel al-Musawa, dan ceramah disampaikan Habib Jindan bin Novel.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga meminta kepada seluruh umat untuk mendoakan saudara-saudara setanah air yang sedang terkena musibah, baik itu kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 maupun bencana alam seperti longsor dan banjir yang terjadi di sejumlah tempat.

“Semoga saudara yang wafat dan meninggal diampuni salah dan khilafnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Jokowi.

Sedangkan tadi malam, acara maulid juga digelar di Istana Negara, yang dihadiri oleh Jokowi-JK beserta istri, pimpinan lembaga negara, perwakilan duta besar negara sahabat, sejumlah menteri Kabinet Kerja, dan tamu kenegaraan lainnya. Tausyah disampaikan oleh Sekretaris Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mukti, dengan tema ‘Membangun Mental Kerja Melalui Spirit Nabi Muhammad SAW’.(ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*