ilustrasi-golkar-retak-3-140520-andriJakarta, LiputanIslam.com — Partai Golkar benar-benar pecah. Jelang digelarnya Musyawarah Nasional IX, yang memiliki agenda pemilihan ketua umum, terjadi perselisihan internal partai yang berujung dengan dibentuknya Presidium Penyelamat Partai Golkar.

“Saya simpulkan, dibentuk dan ditetapkan Presidium Penyelamat Partai Golkar yang apabila dipercaya akan saya pimpin langsung,” kata Agung Laksono, politisi Golkar, dalam rapat pleno kemarin, 25 November 2014.

Dari laporan tempo.co, semua peserta rapat pleno kemudian serempak mengatakan “setuju” dan Agung langsung mengetuk palu. Selanjutnya, Agung juga meminta diberikan kewenangan untuk menunjuk anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar.

“Tugas Presidium adalah menyelenggarakan Munas IX selambat-lambatnya Januari 2015, di Jakarta,” ujar Agung.

Tak hanya itu, Agung juga menetapkan Muladi sebagai Ketua Penyelenggara Munas IX, Ibnu Munzir sebagai Steering Committee Munas IX, dan Djasri Marin sebagai panitia pelaksana Munas IX.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie telah menetapkan Munas IX digelar di Bali mulai 30 November 2014. Keputusan itu diambil berdasarkan keputusan Rapimnas VII Partai Golkar yang digelar di Yogyakarta.

Muladi, selaku Ketua Mahkamah Partai menyatakan bahwa kepengurusan Aburizal diambil alih oleh Presidium. Tugas Presidium lainnya adalah merehabilitasi hak keanggotaan tiga kader Golkar yang sudah dipecat Ical, yaitu Agus Gumiwang, Nusron Wahid, dan Poempida Hidayatullah.

Terbentuknya Presidium ini bermula dari ketidakpuasan para kandidat ketua umum dan sejumlah pengurus terhadap kepemimpinan Ical. Ia dinilai  telah memaksakan kehendak untuk menggelar munas pada 30 November nanti di Bali.

“Aburizal sudah menggunakan cara-cara intimidatif dan provokatif dalam menggelar munas,” tutup Muladi.

Prabowo Temui Ical Tawarkan Bantuan

Tak lama setelah Agung Laksono mengumumkan pembentukan Presidium Penyelamat Partai Golkar, Prabowo Subianto langsung menyambangi Ical. Prabowo menggelar pertemuan bersama Ical, Akbar Tandjung, dan sejumlah petinggi Golkar pro Ical lainnya di Bakrie Tower. Rapat ini berlangsung tertutup.

Menurut cnnindonesia.com, pada pertemuan itu, Prabowo menawarkan bantuan kepada Ical.Hal itu diungkapkan oleh politisi Golkar, Fadel Muhammad. “Pak Prabowo menawarkan bantuan sebagai teman. Kan Pak Prabowo punya pasukan, nah itu dibutuhkan atau tidak,” kata Fadel.

Namun, menurut dia, Ical belum menerima uluran tangan Prabowo karena masih dapat mengendalikan situasi di partai yang ia pimpin. “Kemarin Pak Ical bilang, semua masih under control. Jadi belum meminta bantuan apa-apa,” tambah Fadel. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL