Tel Aviv, LiputanIslam.com—Warga Israel menggelar aksi demo rompi kuning di Tel Aviv untuk memprotes tingginya biaya hidup di negara mereka. Aksi ini terinspirasi dari gerakan rompi kuning Prancis.

Dengan memakai rompi kuning neon sebagai simbol gerakan, sebanyak 600 aktivis Israel memblokade persimpangan jalan Azrieli di pusat kota. Mereka memprotes pemerintah karena telah “merampok” uang rakyat.

Para demonstran menyatakan kemarahan mereka terkait tingginya biaya listrik, air, dan makanan, akibat korupsi yang menjangkiti pemerintah.  Mereka pun menuntut kabinet Benjamin Netanyahu untuk mengatasi keluhan mereka sebelum “seluruh negara hancur.”

“Waktunya belajar dari orang Prancis,” demikian kata penyelenggara aksi ini.

Namun, aksi ini berakhir dengan penangkapan 10 orang demonstran oleh polisi Israel. Salah satu peserta yang ditangkap, David Mizrahi, memperingatkan para polisi bahwa “akan ada 10.000 orang [yang berdemo] minggu depan.”

Gerakan protes ini memang diperkirakan akan dilakukan lagi pada 22 Desember mendatang dengan peserta lebih banyak, sebagai hasil dari mobilisasi massa oleh Persatuan Nasional Mahasiswa Israel. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*