Sumber: beritalima.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Bank Indonesia (BI) mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6 persen dalam kurun waktu 5 tahun.

BI menyebutkan, angka tersebut diperoleh berdasarkan studi yang telah dilakukan bank sentral. Dari hasil studi tersebut, ekonomi Indonesia dapat tumbuh 6,162 persen.

“Kami melakukan studi, dan menurut outlook (pertumbuhan ekonomi) kita dapat mencapai 6 persen, (tepatnya) 6,162 persen sekitar 5,6 tahun dari sekarang,” kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di Jakarta, Senin (11/11).

Baca: Ekonom Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi III 2019 5 Persen

Dody menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai angka tersebut asalkan pemerintah mampu menyusun kebijakan yang dapat mendorong permintaan, khususnya di sektor riil.

Dia mecontohkan, pemerintah bisa membangun faktor-faktor produksi melalui pembangunan sumber daya manuisa, modal teknologi dan infrastruktur.

“Itu lebih bermain signifikan ketimbang mengandalkan suku bunga dan kebijakan fiskal yang sifatnya lebih jangka pendek,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya reformasi struktural. Selain itu, kebijakan-kebijakan yang dilakukan BI pun harus sesuai dengan kebijakan fiskal pemerintah.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, saat ini kondisi ekonomi Indonesia tengah mengalami pelemahan karena tekanan dari kondisi global.

“Kenapa Pak Presiden selalu menyampaikan itu? Karena saat ini ekonomi kita sedang melemah,” ucapnya.

Dalam hal ini, dia berharap koperasi dan UKM bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, keberadaan UMKM sangat strategis karena kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60 persen dan penyerapan tenaga kerja 97 persen.

“Ketika krisis ekonomi 98, UMKM lah yang menjadi buffer (penyangga),” ujarnya. (sh/kompas/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*