Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak lagi menginginkan perubahan rezim di Suriah dan penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Khusus AS untuk Suriah, James Jeffrey, kepada badan think-thank Washington, Atlantic Council, pada Senin (17/12). Menurutnya, alih-alih mengupayakan perubahan rezim, pemerintah AS menginginkan pemerintahan yang “berbeda” di Suriah.

“Kami ingin melihat sebuah rezim yang berbeda secara fundamental. Bukan perubahan rezim—kami tidak berupaya menggulingkan Assad,” ucapnya.

Jeffrey memperkirakan, saat ini Suriah membutuhkan $300-400 miliar untuk rekonstruksi setelah konflik yang melanda negara itu. Menurutnya, negara-negara Barat dan lembaga keuangan internasional tidak akan menyalurkan dana kepada Suriah kecuali jika pemerintah Damaskus mau berkompromi.

“Ada kesiapan yang kuat dari negara-negara Barat untuk tidak mempertaruhkan uang bagi bencana yang terjadi, kecuali kita yakin bahwa pemerintah [Assad] siap berkompromi,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa AS mungkin tidak akan menemukan sekutu di Suriah dalam waktu dekat. “Amerika tidak harus merangkul sebuah rezim untuk, katakanlah, memenuhi syarat untuk bergabung dengan Uni Eropa jika UE menarik negara-negara Timur Tengah.”

Dalam konflik di Suriah, AS diketahui menyediakan jalur aman dan dukungan logistik kepada teroris Takfiri yang berupaya menggulingkan pemerintah Assad sejak awal 2011.

Pada September lalu, Jeffrey pernah mengatakan bahwa pemerintahnya tidak terburu-buru menarik pasukan dari Suriah hingga akhir tahun 2018. Padahal, menurut pemerintah Damaskus, kehadiran pasukan Amerika di Suriah adalah bentuk penjajahan dan pelanggaran kedaulatan nasional.

Sejak tahun 2014, Amerika bersama sekutunya membentuk koalisi militer dengan dalih memberantas kelompok teroris Daesh di Suriah. Namun kenyataannya, selama ini koalisi pimpinan Amerika itu terbukti memberikan dukungan terbuka atas para teroris yang menyerang Suriah. (ra/presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*