droneKabul, LiputanIslam.com--Juru bicara tentara militer Afghanistan, Ghulam Hazrat Karimi, melaporkan drone AS telah membunuh setidaknya delapan orang di Provinsi Kunduz, Afghanistan. Penyerangan dilakukan di distrik Archi yang berada 250 kilometer dari ibukota Kabul.

Karimi mengidentifikasi Qari Ali, komandan militer Taliban adalah salah satu korban yang meninggal. Namun militer Taliban sejauh ini tidak berkomentar apa-apa terkait penyerangan ini.

Tanggal 30 April 2015, 15 orang dilaporkan meninggal akibat penyerangan udara AS  di persembunyian kelompok teror ISIS di Haska Mina, Afghanistan bagian Timur.

Afghanistan adalah daerah yang telah lama menjadi benteng pertahanan Taliban. Namun akhir-akhir ini dilaporkan menjadi tempat ekspansi kelompok ISIS.

Mata-mata CIA secara reguler menggunakan drone untuk menyerang dan memata-matai daerah Afghanistan dan Pakistan. Washington juga menargetkan penyerangan menggunakan alat tersebut di Somalia dan Yemen.

Pihak AS bekata penyerangan dari udara itu untuk menumpas anggota Al-Qaeda dan militan lainnya. Tapi menurut pemerintah setempat, penyerangan itu malah lebih banyak membunuh penduduk sipil.

PBB menyatakan tindakan penyerangan drone AS itu telah melawan hukum internasional. (ra/presstv.ir)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL