LiputanIslam.com-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan bahwa pihaknya berjanji akan menyelesaikan 13 Rancangan Undang-Undang (RUU) di penghujung masa bakti periode ini.

Beberapa RUU yang diharapkan dapat diselesaikan, antara lain RUU tentang Sumber Daya Air, RUU tentang Perkoperasian, RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, RUU tentang Pekerja Sosial, dan RUU tentang Ekonomi Kreatif.

“Dalam mengemban amanat rakyat, DPR akan terus bekerja sampai akhir, sampai masa persidangan terakhir nanti akan ditutup,” kata Bambang Soesatyo dalam pidatonya di rapat paripurna pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019 – 2020 dalam rangka Penyampaian Pidato Presiden RI mengenai RUU APBN tahun anggaran 2020 di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (16/8).

Baca juga: Kamis Pagi, DPR Gelar Rapat Paripurna Bahas 6 Hal

DPR RI menargetkan 13 RUU dapat diselesaikan. Sejauh ini baru tiga RUU yang terselesaikan dari 25 Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Dengan sisa waktu sebulan, DPR RI akan ‘mengebut’ penyelesaian menyelesaikan target RUU yang jumlahnya tetap baru separuh dari prolegnas itu.

“Kita berupaya di 12-13 RUU, karena kita bekerja bersama pemerintah, dan tergantung dengan kerja sama dengan pemerintah. Semoga kita bisa kejar 12-13 RUU kita selesaikan sampai terakhir,” ujar Bambang.

Ia mengakui, jumlah RUU yang akan diselesaikan masih jauh dari Prolegnas. Namun, Bamsoet menyatakan, Parlemen bukan satu-satunya pihak yang harus disalahkan dari rendahnya produktivitas RUU tersebut. Politikus Golkar itu menyatakan akan mengevaluasi kinerja DPR dan pemerintah yang juga menjadi pihak pengaju RUU.

“Ya sebetulnya baik soal UU itu kita bersama dengan pemeintah, nanti kita liat daftarnya, apakah yang lambat itu dari pihak DPR atau pemerintah. Nanti kita umumkan ke publik, evaluasi ada,” tambahnya. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*