Sumber: Lensaindonesia

LiputanIslam.com—Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, meminta agar Partai Demokrat keluar dari koalisi kubu nomor urut 02 Prabowo-Sandi karena dinilai elite Partai Demokrat tidak memiliki sikap politik yang jelas.

“Demokrat sebaiknya keluar saja dari koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya, mau mundur dari koalisi saja pakai mencla-mencle segala, ucap Arief pada Jumat (10/5).

Arief pun menambahkan bahwa selama masa pilpres 2019, Partai Demokrat tidak memberikan pengaruh perolehan suara untuk paslon nomor urut 02 yang mereka usung.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menanggapi bahwa pihaknya akan mengambil sikap ketika pilpres 2019 sudah usai.

“Pesan saya, Arief Poyuono, tidak perlu berbicara seperti itu, karena Partai Demokrat tentu akan mengambil sikap ketika pilpres ini usai. Tunggu sikap kami,” ujar Ferdinand saat dihubungi Kompas pada Sabtu (11/5).

Saat ini proses rekapitulasi KPU masih berlangsung sehingga pilpres belum benar-benar usai.

“Jadi Arief Poyuono tidak usah berkomentar sesuatu yang tidak bermutu. Sebaiknya berjuang saja, bekerja keras memenangkan Prabowo daripada hanya komentar tak berguna,” lanjutnya. (Ay/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*