Harga Cabai Riau

Harga Cabai Riau

Jakarta, LiputanIslam.com — Saat harga barang kebutuhan pokok merangkak naik jelang bulan Ramadhan, harga cabai justru anjlok. Bulan lalu, para pedagang mematok harga cabai Rp 15.000, namun kini hanya sekitar Rp.10.000. Apa sebabnya?

Wan Bedius, 49, pedagang cabai di pasar Pagar Dewa, Bengkulu, mengatakan, harga cabai mengalami penurunan karena pasokan berlimpah setelah panen, seperti dilansir Metrotvnews.

“Harga cabai akan terus mengalami penurunan menjelang Ramadan karena saat ini panen cabai akan serentak di Kabupaten kepahiang dan Rejang Lebong sebagai wilayah pengahasil cabai keriting untuk kebutuhan di Kota Bengkulu,” katanya.

Lalu, apa efeknya bagi para petani?

Para petani cabai di Lumajang, Jawa Timur, mengeluhkan anjloknya harga cabai di pasaran, Selasa (17/6/2014). Akibatnya mereka mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena biaya produksi masa tanam hingga masa panen tidak sebanding dengan hasil yang didapat.

Harga cabai nasional

Harga cabai nasional

Apakah harga cabai anjlok di seluruh wilayah Indonesia?

Dilansir http://asgar.or.id/, dari rilis resmi Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, menunjukkan harga cabai yang ditetapkan pemerintah pada 16 Juni 2014 sebesar  Rp.18.644, jauh lebih tinggi daripada harga di pasar Bengkulu. Sementara di daerah lain, seperti Riau, dari rilis resmi http://distan.riau.go.id/ , hari ini harga cabai mencapai Rp.30.000.

Artinya, meski daerah-daerah tertentu di Indonesia memiliki pasokan barang yang melimpah hingga memicu penurunan harga, di daerah lain belum tentu terjadi hal yang sama. (ba/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL