foto: tempo

foto: tempo

Parigi, LiputanIslam.com — Densus 88 menangkap empat warga negara Turki yang diduga terlibat terorisme, di di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu, 13 September 2014.

Keempat warga Turki tersebut itu bernama A Basyit, A Bozoghlan, A Bayram dan A Zubaidan. Keempatnya disinyalir hendak bergabung dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, kelompok yang dipimpin oleh Santoso.

Dari laporan Detik.com, empat warga Turki ini akan diterbangkan ke Jakarta pada hari ini dengan menggunakan pesawat Garuda.

Seperti diketahui, Turki adalah negara yang aktif dalam mendukung faksi teroris dengan membiarkan wilayahnya menjadi tempat ‘keluar masuk’ bagi para jihadis yang memerangi Suriah dan Irak. Turki yang merupakan negara anggota NATO, juga menyediakan wilayahnya digunakan sebagai tempat latihan para teroris.

Beberapa hari yang lalu, Tentara Amerika Serikat bahkan dilaporkan telah menemukan dan mengungkap sebuah gudang milik kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berisikan senjata buatan Turki di Arbil, Kurdistan Irak.

Densus 88 juga telah membekuk tiga warga Indonesia, yaitu Saiful Priatna, M. Irfan, dan Yudit Candra. Mereka ditangkap di Parigi Moutong sekitar 2 jam bermobil dari Kota Palu, pukul 02.30 Wita. Penangkapan ini juga dikarenakan adanya dugaan terkait dengan terorisme. (ph)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL