menteri wanita jepangTokyo, LiputanIslam.com — Menteri Perdagangan dan Industri Jepang Yuko Obuchi mengajukan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri setelah diduga melakukan aksi penggelapan uang.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Senin (20/10), Obuchi disebut-sebut telah menggunakan dana sumbangan politik untuk keperluan pribadinya. Ia mengajukan surat pengunduran dirinya setelah bertemu empat mata dengan Perdana Menteri Abe selama 30 menit.

Para pengamat menyebut hal ini merupakan tamparan bagi Abe yang tengah berupaya untuk menarik lebih banyak wanita di dalam kabinetnya.

Obuchi (40 tahun) adalah salah satu dari 5 wanita yang diangkat Abe sebagai menteri dalam reshuffle kabinet bulan lalu dan oleh sebagian kalangan dianggap sebagai kandidat perdana menteri mendatang.

Namun minggu lalu muncul berita tentang staffnya yang menghabiskan ribuan dolar dana kampanye untuk belanja pakaian dan barang-barang keperluan pribadi lainnya.

BBC melaporkan bahwa ini hanya awal dari berbagai problem yang bakal dihadapi Abe terkait dengan para menteri-menteri wanitanya.

Salah seorang menteri wanita, Eriko Yamatani, tertangkap kamera bersama anggota-anggota kelompok ultra-nasionalis yang pernah dituduh mengeluarkan pernyataan rasial terhadap warga keturunan Korea. Sedangkan Menteri Kehakiman Midori Matsushima tengah menghadapi tuntutan hukum oleh kelompok oposisi karena kasus iklan kampanye ilegal.

Pada periode pertama pemerintahan Abe tahun 2006 dan 2007 terjadi sejumlah skandal yang melibatkan para menterinya, yang memaksa Abe mengundurkan diri setelah baru memerintah selama setahun dengan dalih kesehatan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL