Sumber: bappeda.jabarprov.go.id

Bandung, LiputanIslam.com– Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni antar Pesantren (Pospenas) 2019 yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Bandung, Senin (25/11) malam. Pospenas 2019 diikuti lebih dari 3000 santri yang berasal dari berbagai daerah di tanah air.

Menag mengatakan bahwa santri adalah aset bangsa yang menjadi garda terdepan persatuan. Ada tiga kelebihan santri, yaitu sehat, cerdas, dan amanah. Cerdas karena bangun pagi salat subuh. Cerdas karena ilmunya bermacam-macam dan amanah karena membawa pedan dari orangtua, kiai, dan Allah SWT.

“Pospenas merupakan bentuk penghargaan negara kepada santri. Ini yang terbesar dilihat dari sisi peserta, jenis pertandingan, cabang olahraga, dan seni,” katanya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Pospenas adalah arena silaturahim pesantren, santri dan kiyai. “Lebih dari itu sebagai ajang pencarian bakat. Santri itu tidak hanya bisa ngaji, pidato, dan tahlil. Hari ini akan diperlihatkan bakat mereka yang sesungguhnya,” ucapnya.

Baca: 2019, Pendaftar CPNS Capai 3,25 juta

Cabang yang dilombakan dalam Pospenas adalah atletik, bola voli, futsal, senam santri, dan permainan adat. Kemudian ada cabang kaligrafi, pidato tiga bahasa,  seni lukis, seni kriya, hadrah, puisi dan stand up commedy. (aw/kemenag/antara).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*