Destruction of a Shia mosque at hands of ISIL in the Iraqi city of Mosul., Oress TV

Destruction of a Shia mosque at hands of ISIS in the Iraqi city of Mosul., Oress TV

Mosul, LiputanIslam.com – Militan radikal dari kelompok Daulah Islam Irak dan Suriah atau ISIS dilaporkan telah menghancurkan beberapa tempat ibadah di Nainawa. Dilansir Press TV, 5 Juli 2014, masjid yang biasa digunakan Muslim Sunni dan Syiah hancur lebur oleh keganasan ISIS.

Sejumlah warga sipil yang melarikan diri dari Nainawa mengatakan bahwa ISIS telah menghancurkan sejumlah situs suci di kota Mosul dan Tal Afar. Dari video yang dirilis oleh ISIS juga menunjukkan masjid-masjid diledakkan dengan brutal.

Laporan terakhir mengungkapkan bahwa militan Takfiri ini setidaknya telah menghancurkan empat situs suci milik Muslim Sunni, dan juga meratakan dengan tanah enam situs suci milik Muslim Syiah.

Penduduk setempat dan saksi mata mengatakan, bahwa militan ini telah menduduki dua katedral Ortodoks dan mengganti tanda Salib dengan bendera hitam. Kabarnya, militan ini juga membongkar gereja. Pengerusakan demi pengerusakan ini terjadi di daerah Mosul, yang saat ini masih dalam kontrol ISIS.

Militan Takfiri ini beberapa waktu yang lalu sempat mengeluarkan pernyataan yang menyerukan penghancuran semua situs keagamaan di Irak. Di negeri 1001 malam tersebut, terdapat berbagai warisan bersejarah, hingga makam-makam tokoh besar yang sangat dihormati oleh rakyat Irak.

Saksi mata lainnya menyatakan, bahwa ISIS telah menghancurkan patung ikon budaya yang terdapat di Mosul, dan menghancurkan makam seorang filsuf abad pertengahan.

Siapa sesungguhnya yang mendanai militan Takfiri ini?

Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, menuduh dan menyalahkan Arab Saudi atas krisis dan terorisme yang menghantui negaranya. Ia juga mengecam Arab Saudi dan Qatar yang dianggap telah mendukung gerakan terorisme internasional.

ISIS dan affiliasinya diyakini memiliki hubungan khusus dengan intelejen Arab Saudi, dan secara tidak langsung memiliki kontak khusus dengan Rezim Zionis Israel.

Sebagaimana di Irak, penghancuran masjid, tempat-tempat bersejarah dan situs-situs suci juga terjadi di Suriah. Masjid Umayah di Allepo, makam sahabat Nabi Hujr bin Adi ra, makam Uwais Al-Qarni, dan hingga pasar Souq al-Madina yang telah berusia ratusan tahun juga tak luput dari target penghancuran oleh militan radikal yang berpaham Wahabi Takfiri. (ba) 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL