London, LiputanIslam.com—Demonstran ‘rompi kuning’ pro-Brexit London turun ke jalanan dan memblokade Jembatan Westminster pada Jumat (14/12). Aksi ini meniru gerakan rompi kuning anti-Macron di Prancis.

Para peserta demo mengibarkan bendera Inggris dan meneriakkan slogan-slogan seperti “Brexit sekarang!” dan “Apa yang kita inginkan? Brexit. Kapan kita menginginkannya? Sekarang”.

Menurut laporan, aksi ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas di jembatan.

Setelah diancam ditangkap oleh polisi, demonstran mengalihkan aksi di depan Downing Street, tempat tinggal dan kantor resmi perdana menteri Inggris.

Seorang aktivis, dengan memegang pengeras suara, meminta dipertemukan dengan PM Inggris Theresa May dan memintanya agar bertanggungjawab atas janjinya terkait Brexit. Isu lainnya yang dikritik adalah korupsi yang mengjangkiti para politisi.

Gerakan rompi kuning merambah ke sejumlah negara Eropa selama beberapa minggu terakhir setelah aksi pertama yang digelar di Prancis. Negara-negara tersebut ialah Belgia, Jerman, Swedia, Belanda, Inggris.

Isu-isu yang diangkat gerakan ialah perlawanan terhadap demokrasi dan kebijakan neoliberal yang cacat.

Di Prancis, demonstran rompi kuning mengkritik harga BBM yang mahal, dan juga kebijakan dan karakter pemerintahan Macron yang dianggap elitis. Macron disebut sebagai “presiden kaum kaya.”

Dalam demo minggu lalu di Paris, setidaknya 135 orang terluka dan lebih dari 1.000 ditangkap. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*