Warga Palestina berdemo pada 22 Juli 2019. (Photo by AFP)

Gaza, LiputanIslam.com—Kementerian Kesehatan Gaza mengkonfirmasikan bahwa setidaknya 56 warga Palestina mengalami luka-luka oleh serangan tentara Israel pada Jumat (26/7) kemarin.

Hal ini terjadi selama aksi demo anti-penjajahan di dekat pagar perbatasan Gaza-Israel yang memasuki minggu ke-68.   

Jubir kemenkes, Ashraf al-Qedra, melaporkan bahwa 24 korban mengalami luka-luka akibat tembakan peluru hidup.

Sementara itu, dari seluruh korban, 22 diantaranya masih anak-anak dan tiga lainnya perempuan.

Sebelumnya, Organisasi National Authority for Breaking the Siege menyerukan warga Gaza untuk turut berpartisipasi dalam aksi demo ini dalam rangka menuntut hak pengungsi Palestina di Lebanon.

Pemerintah Lebanon baru-baru ini memulai sebuah rencana yang menargetkan penyimpangan pasar tenaga kerja. Namun, para pekerja asing di negara itu, khususnya yang berasal dari Palestina dan Suriah, menyebut rencana itu ditujukan untuk mengusir mereka dari pasar tenaga kerja.

Jumlah pengungsi Palestina di Lebanon diperkirakan mencapai 174.422, seperti yang tertera di dalam statistik resmi Lebanon tahun 2017. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*