Gaza, LiputanIslam.com–Seorang anak Palestina berumur 12 tahun terbunuh di perbatasan Gaza ketika tentara IDF menyerang demonstran Palestina dengan senapan.

Anak bernama Shadi Abul-Al ini hanya satu dari tiga korban tewas di aksi demo “Great March of Return” pada Jumat (14/9/18) kemarin.

Korban lain adalah Hani Ramzi Afaneh (21) dan Mohammad Khalil Shaqoura (21).

Selain itu, menurut laporan dari kantor berita WAFA,  terdapat setidaknya 248 orang yang terluka terkena peluru atau kesakitan akibat serangan gas air mata dari tentara Israel.

IDF sendiri menyebut demonstran Palestina ini sebagai “perusuh” sehingga layak diberi tindakan keras yang sesuai dengan hukum.

IDF juga mengklaim terdapat 9 warga Palestina yang sebelumnya berusaha menerobos perbatasan Israel-Gaza namun ditahan oleh pasukan militer. Sebagai balasan, IDF menargetkan dua posisi Hamas di Gaza dengan tank dan pesawat militer.

Sepanjang rangkaian demo “Great March of Return”, sebanyak 178 warga Palestina tewas dan 19.000 lainnya terluka di tangan tentara Israel. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*