Asap dari fasilitas minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi pada 14 September 2019. (Photo by AFP)

Beijing, LiputanIslam.com–Kemenlu Cina baru-baru ini mengecam tudingan “tak bertanggung jawab” AS bahwa Iran terlibat di kasus serangan instalasi minyak Arab Saudi.

“Dengan berpikir siapa yang harus disalahkan ketika tidak ada investigasi konklusif, saya pikir, itu sendiri tindakan yang tidak bertanggungjawab,” kata juru bicara kemenlu Cina, Hua Chunying, dalam jumpa pers pada Senin (16/9), di Beijing.

“Posisi Cina [saat ini] adalah kami menentang setiap langkah yang memperluas atau memparah konflik,” tambahnya.

Pejuang Houthi Ansarullah Yaman pada hari Sabtu (14/9) lalu melancarkan serangan drone di dua fasilitas minyak Arab Saudi di Abqaiq dan Khurais. Serangan itu menyebabkan penghentian produksi minyak mentah dan gas Saudi hingga sekitar 50 persen dan akibatnya menaikkan harga minyak.

AS pun menggunakan kesempatan itu untuk menuding Iran tanpa bukti apa pun. Militer Yaman sendiri telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu tanpa campur tangan Iran, Irak, atau Hezbollah. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*