Sumber: Presstv

Beijing,LiputanIslam.com—Cina telah mengeluarkan kecaman terhadap Amerika Serikat atas sanksi yang dijatuhkannya terhadap perusahaan dan individu Cina karena telah mengimpor minyak dari Iran.

Departemen Perbendaharaan AS, pada Rabu (25/9) kemarin, mengecam lima warga Cina dan enam perusahaan, termasuk dua perusahaan perkapalan karena diduga telah melanggar sanksi AS untum mengimpor minyak dari Iran.

Jubir Menlu Cina, Geng Shuang, mengkritik langkah yang diambil oleh Washington dan menegaskan bahwa kerjasama antara Iran-Cina adalah legal.

“Kami selalu menentang sanksi-sanksi unilateral. Kami juga melawan praktik buruk AS,” ucap Geng saat menggelar konferensi pers, ia memperingatkan AS agar segera membenahi kesalahannya.

Sejak keluar dari kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA) dengan Iran pada Mei 2018 lalu, Presiden As, Donald Trump, telah menjatuhkan tekanan maksimum terhadap Iran.

Baca: Perlawanan Terhadap Sanksi Trump Akan Perlemah Ekonomi AS

Sanksi As tidak hanya menargetkan Iran, tapi juga partner perdagangan Iran, termasuk juga negara-negara di Eropa.

Sanksi kedua yang dijatuhkan terhadap Iran berisi larangan perusahaan-perusahaan asing untuk bekerjasama dengan Iran. Beberapa negara telah menerima efek sanksi tersebut, termasuk Cina. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*