Washington, LiputanIslam.com—Akademisi dan aktivis politik asal Amerika, Noam Chomsky, menuduh Israel telah mencampuri pemilu AS yang “jauh lebih besar” dari upaya intervensi yang dilakukan oleh Rusia.

“Pertama-tama, jika Anda tertarik dengan intervensi asing atas pemilu kita, apapun yang mungkin dilakukan Rusia tidak sebanding dengan upaya negara lain, yang [jauh lebih] berani dan dengan dukungan besar,” kata Chomsky dalam wawancara dengan Democracy Now! pada Selasa (31/7/18).

Menurut Chomsky, intervensi Israel dalam pemilu AS jauh lebih kuat dibanding Rusia, “bahkan sampai di titik di mana PM Israel, Netanyahu, datang langsung ke Kongres, tanpa memberitahu presiden, dan berbicara kepada Kongres, dengan tepukan tangan meriah, untuk mengacaukan kebijakan presiden.”

Chomsky merujuk kepada pidato Netanyahu pada Maret 2015 di Kongres AS, tentang perjanjian nuklir Iran yang belum ditandatangani. Netanyahu datang tanpa memberitahu Gadung Putih secara formal, sebuah langkah yang disebut-sebut telah membuat geram Presiden Obama.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak pernah melakukan pidato semacam itu kepada Kongres, dan tidak ada pemimpin asing lain yang pernah menyerang kebijakan pemerintah AS setajam itu.

“Dan itu hanya satu bagian kecil dari pengaruh besar ini…,” imbuh Chomsky. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*