Mogadishu, LiputanIslam.com–Sebuah bom mobil bunuh diri yang menargetkan sebuah hotel di Mogadishu, Somalia, meledak pada hari Kamis (28 Februari). Bom yang diledakkan oleh kelompok teroris Al-Shabaab itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan menghancurkan bangunan di jalan tersibuk di ibukota Somalia itu.

“Ledakan ini adalah salah satu ledakan terbesar yang pernah terjadi di Mogadishu beberapa tahun terakhir ini. Bom meledak di sebuah pusat bisnis di jalan Maka Al Mukaram yang dipenuhi hotel, toko, dan restoran,” kata Mayor Polisi Mohamed Hussein kepada Reuters.

Sementara itu, menurut Mayor Polisi Abdullah Ali, “Lebih dari 10 orang tewas. Sebuah hotel terbakar dan bangunan lainnya hancur oleh ledakan itu. Dua puluh orang terluka namun kami yakin ada lebih banyak mayat yang masih berada di dalam bangunan yang hancur.”.

Kelompok teror Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

“Kami menargetkan dan menyerbu Hotel Maka Al Mukaram. Kami masih di dalamnya,” kata Abdiasis Abu Musab, juru bicara militer Al-Shabaab.

Namun, Ali mengatakan dia tidak percaya para militan berada di dalam hotel.

“Tapi apa pun bisa terjadi karena beberapa bangunan berada dalam kegelapan akibat putusnya kabel listrik,” katanya.

Bau gas dari ledakan itu tercium hingga beberapa kilometer dari tempat kejadian.

Somalia telah didera oleh amat banyak pelanggaran hukum dan kekerasan sejak 1991. Kelompok teror Al-Shabaab mengklaim sedang berjuang untuk mengusir ‘pemerintah yang didukung Barat’. Sekitar 22.000 pasukan Uni Afrika berada di negeri ini untuk membantu pasukan pemerintah memerangi kelompok al-Shabab. (ra/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*