Sumber: BMKG

Bogor, LiputanIslam.com — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui, Stasiun Meteorologi Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyampaikan bahwa Kamis (10/10) ini merupakan hari tanpa bayangan.

Hari tanpa bayangan atau disebut dengan kulminasi adalah hari dimana pada pertengahan hari tersebut jika kita berdiri dalam posisi tegak lurus maka bayangan kita akan menutupi badan kita secara sempurna.

“Dalam astronomi kondisi ini disebut dengan kulminasi,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Citeko Asep Firman Ilahi, Rabu (9/10).

Menurut dia, fenomena bernama kulminasi ini terjadi sebanyak dua kali dalam setahun. Tahun ini berlangsung pada 22 Maret dan 10 Oktober.

Baca juga: BMKG Ingatkan Akan Terjadi Gelombang Tinggi di Laut Jawa

Kulminasi yang identik dengan masa pancaroba atau transisi merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama. Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang” karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Masing-masing wilayah akan mengalaminya secara bergantian dalam hitungan menit atau hari. Daerah Yogyakarta diprediksi akan mengalami hari tanpa bayangan atau kulminasi matahari pada 13 Oktober 2019 pukul 11:24 WIB. Sedangkan daerah di Jawa Tengah diprediksi mulai tanggal 10 Oktober hingga 13 Oktober. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*