LiputanIslam.com—Kantor berita Bloomberg melaporkan pada Sabtu kemarin (26/1), bahwa PM Israel, Benjamin Netanyahu, telah berulang kali meminta Donald Trump untuk tidak menarik pasukannya dari Suriah. Netanyahu meminta Trum untuk tetap menyiagakan pasukannya di pangkalan Tanf, yang terletak di Provinsi Homs.

Selanjutnya, laporan tersebut mengatakan bahwa bagi Netanyahu, keberadaan militer Amerika di Suriah sangat penting untuk menekan pengaruh Iran yang katanya ada di Suriah.

Baru-baru ini, AU Israel melancarkan serangan yang sangat mematikan ke wilayah Damaskus. Serangan ini menyebabkan rusaknya beberapa situs penting, termasuk tempat penampungan senjata yang berada di dekat Bandara Internasional. (fd/AMN)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*