Vatikan, LiputanIslam.com–Presiden Palestina Mahmoud Abbas melakukan pertemuan dengan Paus Fransiskus di Istana Apostolik Vatikan pada hari Senin (3/12).

Dalam pertemuan ini, Paus menyatakan keprihatinannya tentang status Yerusalem al-Quds  beberapa bulan setelah AS mengakui kota Palestina ini sebagai “ibu kota” Israel.

Menurut laporan dari Vatikan, pertemuan kedua tokoh ini memang memfokuskan pada topik mengenai status Yerusalem. Mereka mendiskusikan betapa pentingnya melestarikan identitas dan nilai universal dari kota suci bagi “tiga agama Ibrahim”, yaitu Islam, Kristen dan Yahudi.

Pada tahun lalu, Vatikan merespon keras perubahan kebijakan Presiden Donald Trump tentang Yerusalem al-Quds, dengan menyatakan bahwa “status quo” kota tersebut harus dihormati.

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa dalam pertemuan ini Abbas juga menyatakan harapan agar hari raya natal tahun ini berjalan lancar dan damai. “Kami mendoakan kedamaian untuk musim Natal tahun ini kami percaya pada Anda,” ucapnya kepada Paus.

Sebelum pertemuan ini, Abbas dilaporkan telah mengunjungi ibu kota Italia, Roma. Di sana ia berbicara dengan Presiden Sergio Mattarella dan Perdana Menteri Giuseppe Conte mengenai perkembangan terbaru di kawasan dan mendiskusikan peningkatan hubungan bilateral antar negara. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*