West Bank,LiputanIslam.com—Seorang bocah Palestina yang tertembak di bagian kepala oleh militer Israel pada Jum’at (12/7) lalu berada dalam kondisi yang memilukan.

Para dokter yang menangani operasi bocah itu di salah satu rumah sakit di Nablus menyampaikan kepada Pergerakan Solidaritas Internasional (ISM) bahwa peluru itu sengaja ditembakkan secara langsung ke arah kepala korban.

“Korban mengalami cedera dalam di bagian kepala sebelah kanan. Ini adalah cedera yang parah dan ada 100 fragmen,” ucap kepala tim bedah saraf rumah sakit, Othman.

“Ini bukanlah peluru karet, melainkan peluru tajam. Peluru karet tidak akan bisa menembus masuk ke dalam karena ujungnya tumpul. Tapi peluru ini memiliki bagian ujung yang tajam,” tambahnya.

Menurut Othman, peluru yang digunakan untuk menembak Abdul bukanlah peluru normal. “Saya sudah melihat banyak luka akibat tembakan dan biasanya peluru hanya pecah menjadi beberapa bagian. Tetapi, pecah menjadi 100 fragmen itu tidak normal,” jelasnya.

Othman menjelaskan bahwa saat ini Abdul mengalami cedera otak traumatis yang parah dan sedang dalam kondisi kritis akibat banyaknya darah di otaknya.

Sampai saat ini, militer Israel mengaku hanya menembakkan peluru logam yang telah dilapisi karet.

Abdul Rahman Yasser Shteiwi adalah seorang bocah Palestina berusia 10 tahun yang telah ditembak oleh pasukan kependudukan Israel tepat di bagian kepala. Penembakan ini dilakukan sebagai respon dari aksi demonstrasi anti-kependudukan di Desa Kafr Qaddum, West Bank.(fd/Memo)

Baca: Tentara Israel Tembak Bocah Palestina di Kepala

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*