LiputanIslam.com – Menjelang hari pengumuman pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) percaya bahwa TNI dan Polri mampu mengamankan 22 Mei mendatang karena sebelumnya terdapat banyak ancaman terorisme yang diungkap polisi pada hari tersebut.

“Aparat keamanan selalu berkoordinasi kepada KPU dan Bawaslu dalam setiap hal setiap proses sehingga memberikan keyakinan kepada kami bahwa proses ini berjalan aman dan tertib,” kata Fritz Edward Siregar di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Minggu (19/5).

Bawaslu yakin bahwa semua masyarakat pasti ikut menjaga keamanan negara pada hari tersebut.

Baca Juga: 22 Mei, Teroris Hendak Ledakkan Bom di Gedung KPU

“Kami percaya bahwa setiap peserta pemilu patuh kepada UU yang berlaku dan kami juga yakin TNI Polri juga mampu menjaga keamanan ini semua,” lanjutnya.

Polri menghimbau masyarakat untuk tidak turun ke jalan melakukan aksi saat hari tersebut karena ada ancaman ledakan bom oleh sejumlah teroris.

“Pada 22 Mei, masyarakat kami imbau tidak turun ke jalan, ini akan membahayakan. Karena mereka (kelompok terduga teroris) akan menyerang semua massa termasuk aparat,” ungkap Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal. (Ay/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*