Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kurs rupiah pada perdagangan Rabu (7/8) pagi pukul 09:09 WIB menguat sebesar 7 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp 14.270.

Akan tetapi, penguatan rupiah tidak berlangsung lama, pada pukul 10.00 WIB mata uang garuda kembali mengalami pelemahan sebesar 0,21 persen ke posisi Rp 14.290 per dolar AS.

Pelemahan rupiah tercatat sudah empat hari berturut-turut. Depresiasi rupiah terhadap dolar AS tercatat sebesar 1,77 persen.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.267 per Dolar AS

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim memprediksi, rupiah pada perdagangan hari ini akan cenderung melemah. Rupiah diperkirakan akan bergerak di rentang Rp 14.237 hingga Rp14.335 per dolar AS.

Ibrahim menyampaikan, Bank Indonesia (BI) terus mengawasi pergerakan rupiah dan melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi negara melalui pasar Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF) sejak dibukanya lelang hingga penutupan pasar pada perdagangan hari ini.

Meski demikian, menurutnya, hal itu tidak cukup kuat untuk membantu menaikan rupiah karena sentimen eksternal sangat kuat.

“Walaupun mendapat pengawalan ketat dari BI, rupiah tidak cukup kuat untuk lepas dari jeratan zona merah. Pasalnya, sentimen negatif dari luar begitu luar biasa,” ujarnya. (sh/market.bisnis/cnbcindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*