Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) mencatat harga bahan kebutuhan pokok pada awal pekan ini serempak mengalami lonjakan.

Berdasarkan data PIHPS, rata-rata harga cabai rawit nasional naik dari Rp 55.950 per kilogram (kg) pada pekan lalu menjadi Rp 66.600 per kg.

Di Cirebon, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan dari Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 55 per kg, cabai rawit hijau naik dari Rp 16 ribu menjadi Rp 20 ribu per kg. Sementara cabai merah naik dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg.

Baca: Harga Cabai di Pasar Tradisional Naik

Kenaikan harga cabai yang tertinggi berada di  Maluku dan Gorontalo. Harga cabai di kedua daerah tersebut masing-masing mencapai Rp 114.700 per kg dan Rp 118.350 per kg.

Komoditas lainnya, seperti bawang putih dibanderol dengan harga Rp 32.550 per kg atau naik dibandingkan awal pekan lalu sebesar Rp 31.200 per kg. Harga telur ayam juga naik dari Rp 23.400 per kg menjadi Rp 24.850 per kg.

Selain itu, harga daging sapi naik dari Rp 118.100 per kg menjadi Rp 118.450 per kg dan harga gula pasir kelas premium naik dari Rp 14.850 per kg menjadi Rp 15.400 per kg. Jika harga bahan pokok terus naik, maka akan meningkatkan inflasi.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan Ecky Awal Muharam mengatakan, pemerintah harus bisa menekan angka inflasi khususnya bahan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Dia mengatakan, jika inflasi pangan tinggi, berarti harga bahan makanan mahal. Jadi, menurutnya, pemerintah harus fokus menekan inflasi karena menyangkut kebutuhan hidup orang banyak.

“Inflasi 3,39 persen itu masih tinggi dibandingkan dengan negara lain. Dengan Filipina saja kita masih lebih tinggi, di sana hanya 0,9 persen secara tahunan,” kata dia. (sh/antaranews/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*