LiputanIslam.com-Pemprov DKI telah menanam sekitar 100.000 tanaman Bougenville amenities di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati, tanaman hias bougenville (Bougenville amenities) dapat menyerap polusi udara sebanyak 45,44 mikrogram/gram.

“Bougenville amenities memiliki serapan polusi udara kategori tinggi sebesar 45,44 mikrogram/gram,” kata dia pada acara penanaman bougenville bersama Gubernur DKI Jakarta, di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (18/8).

Baca juga: Kamis Pagi, Udara Jakarta Paling Tidak Sehat Kedua di Dunia

Selain Bougenville, pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana akan menanam jenis pohon lain yang menyerap polutan yakni pohon tabebuya, pohon dadap kuning, dan jenis-jenis lain pohon.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Komite Pengurangan Bensin Bertimbal Ahmad Safrudin menilai penanaman pohon bukan solusi tepat untuk mengurangi polusi udara.

“Tanam pohon untuk mengurangi polusi udara? Itu tidak tepat,” kata dia di Jakarta.

Menanam pohon untuk mengurangi polusi udara, menurut dia, sama sekali tidak memberi pengaruh maupun memperbaiki kualitas udara Jakarta.

Selanjutnya dia menjelaskan, untuk mengurangi polusi udara bisa diatasi dengan mengatur sumbernya seperti kendaraan bermotor yang banyak menyumbang polutan. Ia pun memberikan saran bahwa kendaraan bermotor setidaknya memakai pertamax karena emisinya lebih baik daripada pertalite dan premium. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*