Washington, LiputanIslam.com–Sebuah penelitian Pentagon yang dipesan oleh Presiden AS Donald Trump menemukan bahwa militer AS mengalami ketergantungan berlebihan atas komponen teknologi utama dari luar negeri, terutama Cina.

Penelitian ini mengidentifikasi ratusan instansi yang menjadi sumber produk-produk yang tidak dimiliki AS sehingga negeri Paman Sam itu bergantung sepenuhnya pada instansi-instansi tersebut.

Produk-produk yang terdeteksi adalah diantaranya micro-electronics dan komponen kecil seperti sirkuit terintegrasi dan transistor yang digunakan untuk satelit, rudal kapal,  drone, hingga ponsel. Demikian dikutip dari Reuters.

Penelitian Pentagon ini digerakkan oleh kebijakan America First milik Trump yang bertujuan untuk menghapus ketergantungan AS atas negara-negara asing yang berpotensi menjadi musuh di masa depan.

Cina sendiri dapat diklasifikasikan sebagai negara musuh AS melihat ketegangan perang dagang yang diluncurkan pemerintah Trump kepada macan Asia itu.

Hubungan militer antar kedua negara ini telah mengalami anjlok sebagai akibat dari perang dagang.

Beijing baru-baru ini menunda percakapan militer langsung dengan Washington, sementara AS menjatuhkan sanksi atas militer Cina dengan membeli jet perang dan sistem rudal dari Rusia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*