Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS menjatuhkan sanksi terhadap 7 individu yang diduga melakukan kerjasama secara finansial senilai miliaran dolar dengan pemerintah Venezuela.

Menurut pengumuman Departemen Keuangan AS pada Selasa (8/1), individu yang terkena sanksi termasuk diantaranya mantan bendahara Venezuela Claudia Patricia Diaz Guillen, dan Raul Antonio Gorrin Belisario yang dituding menyuap depkeu Venezuela agar mengizinkannya mengontrol operasi valuta asing.

Para penerima sanksi ini disebut menyembunyikan profit di bank-bank AS dan Eropa.

“Orang dalam rezim Venezuela merampas uang miliaran dolar dari Venezuela ketika rakyat mereka menderita. Depkeu menargetkan jaringan pertukaran mata uang ini yang merupakan bentuk skema ilegal mereka…  untuk merampok rakyat mereka,” sebut Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin.

Menkeu AS juga mengumumkan nama 23 entitas yang juga diduga berpastisipasi dalam persekongkolan ini.

Entitas tersebut diantaranya adalah Globovision Tele di Caracas dan Miami, Magus Holdings di Miami, Tindaya Properties di New York, Planet 2 Reaching Inc di Delaware, dan Posh 8 Dynamic Inc di Delaware.

Sementara itu, Venezuela telah mengajukan pengaduan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengenai sanksi yang dijatuhkan AS.

Pemerintah Caracas berpendapat, sanksi dalam bentuk larangan perjalanan dan pembatasan perdagangan tersebut melanggar aturan WTO.

Venezuela juga menyebut peraturan AS tentang penjualan emas dan perlakuan diskriminatif atas utang Venezuela dan transaksi dalam bentuk mata uang digital sebagai pelanggaran aturan internasional. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*