New York, LiputanIslam.com–AS dan Israel bekerjasama mencegah Palestina mendapat keanggotaan di Dewan Keamanan PBB.

“Kamu berencana menghentikan inisiatif [Palestina menjadi anggota PBB],” kata Duta Israel untuk PBB, Danny Danon, pada Kamis (27/12).

Ia menjelaskan, delegasinya kini tengah bekerjasama dengan pemerintah AS untuk melawan langkah Palestina. Ia juga menyatakan rasa frustrasi atas inisiatif  tersebut, dengan menuding pemerintah Palestina “memberi upah kepada teroris setiap bulan” dan karena itu tidak layak mengajukan keanggotaan di PBB.

“Alih-alih berfokus membangun masa depan yang lebih baik dan penuh harapan bagi warga Palestina dan memastikan stabilitas di kawasan mereka, pemerintah Palestina malah melanjutkan kebijakan destruktifnya yang telah mendorong serangan teror baru-baru ini,” klaimnya.

Danon menyampaikan pernyataan ini tak lama setelah menlu Palestina Riyad al-Malki mengumumkan rencananya untuk mengajukan keanggotaan di PBB pada pertengahan Januari mendatang.

Palestina pernah mengajukan keanggotaan penuh di PBB adalah tahun 2011 lalu. Namun, DK PBB tidak mencapai kesepakatan untuk menerima Palestina, dan sebagai gantinya merekomendasikan pemberian status sebagai negara pengamat saja. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*