Washington, LiputanIslam.com–Anggota Kongres AS, Alexandria Ocasio-Cortez  menuding dan mengecam PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump karena berupaya mematikan kritik terhadap Israel dengan dalih anti-Semitisme.

Dalam wawancara radio New York, Hot 97 FM, bersama penyiar Ibrahim ‘Ebro’ Darden, Ocasio-Cortez mengatakan: “Pihak sayap kanan ingin mendorong gagasan bahwa jika kita mengkritik kebijakan Israel, kita [dicap] anti-Semit, tetapi itu jauh dari kebenaran.”

“Mengkritik penjajahan sesungguhnya tidak membuat kita anti-Israel. Itu tidak berarti kita melawan sebuah negara… Itu berarti bahwa kita menaati HAM dan memastikan bahwa HAM warga Palestina seimbang dengan HAM warga Israel…,” tuturnya.

Ocasio-Cortez juga menetujui pendapat penyiar radio bahwa penjajahan Palestina adalah bentuk kejahatan dan ketidakadilan. Ia tidak percaya dengan anggapan bahwa marginalisasi Palestina akan menciptakan keamanan bagi orang-orang Yahudi.

Di dalam wawancara itu, hadir juga seorang DJ radio, Peter Rosenberg, yang adalah seorang Yahudi. Ia mengatakan kepada Ocasio-Cortez betapa ia tidak suka ketika “[Donald Trump] menyebut ‘mereka tidak suka Yahudi, mereka anti-Semit’.”

“Ini sangat tidak nyaman karena kita tidak bisa bicara tentang isu ini tanpa dicap anti-Semit,” imbuh Rosenberg.

Pada awal pekan ini, Trump menyebut Ocasio-Cortez adalah salah satu anggota kongres yang membuat “Israel merasa ditinggalkan oleh AS”. (ra/middleeastmonitor)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*