Foto: Tasnim

Washington,LiputanIslam.com—Seorang analis politik AS di Madison menilai sanksi terbaru yang dijatuhkan AS terhadap Iran hanyalah simbol belaka. Ia menghimbau agar Iran tetap mempertahankan strategi perlawanan sampai Trump benar-benar menyerah.

“Sanksi baru itu murni simbolis. Kantor Pemimpin Tertinggi tidak menggunakan bank-bank Barat. Mereka tidak begitu merasakan efek sanksi tersebut. Namun, sanksi ini berarti pesan yang jelek dan menghina. Melalui sanksi itu, mereka berupaya untuk memecah belah rakyat Iran. Tetapi itu tidak akan berhasil. Dengan tidak menghormati Pemimpin Tertinggi Iran dan IRGC, Trump dan penasihat bodohnya hanya akan meyakinkan lebih banyak orang Iran untuk menggalang pertahanan Iran, “Kevin Barrett mengatakan kepada Tasnim pada Kamis (27/6).

Dia menambahkan, “Iran harus melanjutkan strategi perlawanannya sampai Trump merubah sikapnya atau mundur.” (fd/Tasnim)

Baca Juga: Oman Sebut akan Buka Kedubes di Palestina

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*