Sumber: Tasnim

Tehran,LiputanIslam.com—Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, menyebut Kota Yerussalem al-Quds adalah milik rakyat dan negara Palestina. Ia menekankan bahwa AS, Israel, serta kaki tangan mereka tidak memiliki hak untuk mengklaim kota bersejarah itu.

“Al-Quds bukan milik Amerika atau pun Israel. Bukan pula milik kaki tangan mereka. Al-Quds milik rakyat dan negara Palestina. Sejarah menunjukkan bahwa siapa pun yang mengabaikan fakta ini akan dikutuk oleh kegagalan yang memalukan. Iran mendukung Palestina,” tulis Zarif melalui akun twitternya pada Rabu kemarin (29/5), menjelang unjuk rasa Hari al-Quds Internasional pada Jum’at besok.

Hari al-Quds Intersional adalah acara tahunan bagi para demonstran yang ingin menunjukkan solidaritas mereka terhadap orang-orang Palestina dan penentangan terhadap rezim zionis Israel.

Baca: Dunia Bersiap untuk Peringatan Hari Al-Quds 2019

Hari al-Quds Internasional pertama kali dikumandangkan oleh Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, pada Jum’at terakhir bulan suci Ramadhan pada 1979. Hingga saat ini, setiap Jum’at terakhir bulan Ramadhan, umat muslim dari seluruh penjuru dunia merayakan hari al-Quds Internasional sebagai bentuk pembelaan mereka terhadap rakyat Palestina. (fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*