Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (18/10) menguat 0,03 persen ke posisi Rp 14.139 per dolar AS dibandingkan perdagangan hari sebelumya.

Sedangkan menurut Bloomberg, rupiah menguat ke posisi Rp 14.147 per dolar. Rupiah menguat tipis 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pada pembukaan perdagangan, rupiah sebeneranya langsung menguat 0,09 persen ke posisi Rp 14.130 per dolar AS dan melanjutkan penguatan sebesar 0,16 persen ke posisi Rp 14.120 per dolar AS. Akan tetapi, rupiah kemudian bergerak fluktuatif. Posisi terlemah rupiah pada perdagangan Jumat (18/10) berada di posisi Rp 14.148 per dolar atau melemah 0,04 persen.

Baca: Rupiah Ditutup Menguat ke Posisi Rp 14.143 per Dolar AS

Rupiah berhasil menguat beberapa menit sebelum perdagangan berakhir sebesar 0,03 persen ke posisi Rp 14.139 per dolar AS. Meskipun penguatan rupiah tipis, tapi masih cukup bagus dibandingkan mata uang utama Asia yang lain.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai, dolar AS mengalami tekanan karena penurunan data-data ekonomi AS. Hal ini berdampak pada penguatan rupiah.

“Untuk saat ini, posisi dolar AS cenderung bearish, karena data-data ekonomi AS seperti penjualan ritel, produksi industri, dan inflasi, cenderung turun atau tidak sesuai harapan,” kata dia.

Selain itu, dolar AS juga mendapatkan tekanan dari euro dan poundsterling. Sebab, harapan pelaku pasar terhadap kesepakatan Brexit meningkat. (sh/cnbcindonesia/kontan)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*