wakil-gubernur-dki-jakarta-basuki-tjahaja-purnama--ahok-_663_382Jakarta, LiputanIslam.com–Kisruh antaraPelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dengan Front Pembela Islam (FPI) semakin memanas. Ahok menyatakan akan mengirim surat rekomendasi pembubaran FPI kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

“Jadi, biar FPI tahu, ini kali pertama ada gubernur di Indonesia, saya, Plt Gubernur DKI Jakarta, minta membubarkan dia (FPI),” kata Basuki dengan suara meninggi, di Balai Kota, seperti dikutip Kompas  (10/11/2014).

Menurut Ahok, FPI kerap melakukan aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di seluruh Indonesia, tidak hanya di Jakarta.

“Hanya proses pembubarannya mesti ada yang kirim surat ke Kementerian Hukum dan HAM. Mungkin selama ini pejabat-pejabat publik enggak mau ribut (sama FPI),” kata Basuki.

Berdasarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 pasal 203 tentang kekosongan kepala daerah, wakil kepala daerah berhak menggantikan posisi yang ditinggalkan kepala daerah. Meski demikian, FPI tetap menolak Ahok dilantik menjadi gubernur DKI dan kemarin menyelenggarakan demo besar-besaran.

Dalam demo yang diikuti FPI, Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) itu, Imam Besar FPI, Rizieq Shihab mengatakan akan mengangkat gubernur tandingan. Rizieq bahkan telah menyebut nama calon gubernur tandingan itu.

“Kalau Ahok tetap dijadikan gubernur (DKI), kami ajukan saja gubernur tandingan, ini Ketua GMJ, Ustaz Fahrurrozi Ishaq,” kata Rizieq di depan massa yang berkerumun di depan Balaikota Jakarta.

Sepanjang unjuk rasa, Rizieq dan beberapa petinggi lainnya menyerukan agar Ahok tidak dilantik menjadi gubernur DKI. Bahkan, mereka mengancam akan melemparkan barang-barang kepada Ahok apabila dia datang blusukan ke kawasan kumuh. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL