Potret pria beridentitas ganda (Lebanon-Kanada) yang dicurigai sebagai agen mata-mata Israel di Lebanon. Sumber: Presstv

Beirut,LiputanIslam.com—Agen intelijen Lebanon telah menangkap seorang warga beridentitas ganda ( Lebanon-Kanada) atas tuduhan melakukan tindakan spionase untuk intelijen Israel ‘Mossad’.

Jaringan televisi Lebanon, LBCI, melaporkan bahwa pria bernama Tabet Tabet itu ditangkap oleh anggota Direktorat Keamanan di Bandara Internasional Rafic Hariri atau yang dulu dikenal sebagai Bandara Internasional Beirut, pada Selasa (29/10) kemarin.

Pada 19 Maret lalu, militer Lebanon juga berhasil menangkap seorang pria dengan inisial F.G yang dicurigai sebagai agen spionase Israel.

Saat diintrogasi, ia mengaku pernah direkrut oleh agen mata-mata Lebanon dan dulunya pernah menjadi komandan divisi 504 Unit Pelayanan intelijen Israel.

F.G mengatakan bahwa dirinya pernah merekrut orang-orang Lebanon untuk menyusupi Hizbullah dan mengumpulkan informasi keamanan untuk Israel.

Baca: Mundurnya Hariri Tak Berhasil Hentikan Aksi Massa di Lebanon

Pada 12 November lalu, cabang mata-mata Lebanon juga pernah menangkap seorang pria yang diduga menjadi agen spionase Israel dan berusaha melewati perbatasan sebelah selatan untuk pergi menuju wilayah Palestina. Pria bernama Mohammad Hussein Fakih itu tertangkap di desa Meiss Ej Jabal yang terletak sejauh 78 km sebelah selatan ibu kota Beirut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*