Presiden Palestina, Mahmoud Abbas

LiputanIslam.com—Saat berbicara di depan para pemimpin Afrika pada Minggu kemarin (10/2), Pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas menyampaikan kemarahannya kepada AS karena telah membuat Israel bersemangat untuk bertindak semena-mena terhadap rakyat Palestina.

“Administrasi AS adalah penyebab tingginya semangat Israel untuk bertindak melawan hukum,” ucap Abbas, saat melakukan pertemuan ke-32 para pemimpin dan pemerintah Afrika di Addis Ababa, Ibukota Ethiophia.

Abbas mengutuk sikap AS yang memindahkan kedubesnya untuk Tel Aviv ke Yerussalem, dengan mengatakan:

“Kami akan tetap bertempur untuk mewujudkan two-state solution dengan Yerussalem sebagai Ibukota Palestina,” ucapnya.

Ia pun menyinggung keputusan AS untuk memutus seluruh bantuan untuk orang-orang Palestina di West Bank dan Gaza dengan mengatakan:” Siapa saja yang melawan two-state solution telah terlibat dalam proses penghentian bantuan bagi rakyat Palestina serta mengabaikan hak-hak mereka.

“Kami menolak berbagai bentuk intervensi Amerika di Palestina dan juga di Venezuela,” tambahnya.

“Kami meminta seluruh negara-negara Afrika agar tidak memindahkan kedubesnya untuk Israel ke Yerussalem dan meminta komunitas internasional untuk membantuk kami melangsungkan proses perdamaian serta menggelar pemilihan umum,” jelas Abbas.

Kesatuan negara-negara Afrika, telah menyatakan dukungannya untuk perjuangan Palestina. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*