Gaza, LiputanIslam.com—Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam AS atas ketidakjujuran mereka tentang upaya perbaikan situasi kemanusiaan di Gaza.

Dalam sebuah pidato dalam pertemuan Dewan Pusat Palestina yang ditayangkan di televisi pada Rabu (15/8/18), Abbas menyebut para pejabat AS di bawah pemerintahan Donald Trump berbohong ketika mengatakan ingin memperbaiki kondisi masyarakat Gaza.

Penderitaan rakyat Palestina di Gaza “dimulai sejak terjadi penjajahan dan blokade Israel,” katanya. “AS [berlagak] membela dan mendukung rakyat kita. Mereka adalah pembohong,”

Menurutnya, rencana pejabat Amerika untuk mendukung bantuan kemanusiaan di Gaza hanyalah dilakukan karena sesuai dengan kepentingan mereka.

Pada Juni lalu, koran Israel Haaretz  melaporkan tentang pemerintah Trump yang berupaya membujuk rezim-rezim Arab di Teluk Persia untuk berinvestasi di proyek-proyek ekonomi Gaza untuk meredakan situasi sebelum AS membuka rencana ‘perdamaian’ di Timur Tengah.

Saat itu, pemerintah Palestina menyebut rencana damai itu dibuat AS untuk menabur perselisihan di antara rakyat Palestina dan mendapatkan konsesi di Yerusalem al-Quds.

Jalur Gaza berada di bawah blokade Israel yang tak berperikemanusiaan sejak 2007. Sejak 2008, kawasan itu dihadapi tiga perang. Rezim Israel pun melakukan serangan secara terus menerus kepada warga sipil dengan dalih menargetkan titik-titik gerakan resistensi Hamas. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*