Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

‘Penonton Televisi AS Tidak Peduli dengan Berita Kematian Warga Palestina’

Published 21/08/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com–Pada Rabu lalu, tentara Israel menjatuhkan 140 bom dan rudal di Gaza, dan menewaskan setidaknya 3 warga Palestina, termasuk seorang wanita hamil dan anaknya yang berumur 18 bulan.

Foto-foto rumah korban yang dindingnya dipenuhi bercakan darah menjadi viral di internet, namun anehnya tidak ada satu pun jaringan televisi arus utama AS yang memberitakan peristiwa tragis itu.

Jurnalis CJ Werlemen, dalam artikelnya yang dimuat di Mintpress News, menulis bahwa ketika seorang warga Palestina yang mengalami penindasan bertahun-tahun melakukan kekerasan di Tel Aviv atau Yerusalem secara acak, jaringan televisi AS memberitakan peristiwa itu dengan judul yang sensasional dan di luar konteks, seperti “Teror di Tel Aviv: Warga Palestina Menusuk Pria Israel Hingga Tewas”.

Tetapi, ketika warga Palestina dibunuh secara sistematis dan massal, seperti di saat militer Israel membunuh 59 demonstran tak bersenjata di hari pembukaan kedubes  AS di Yerusalem pada Mei lalu, kematian mereka hanya dijelaskan sebagai “konfrontasi”.  Dan ketika Israel menyerang Gaza besar-besaran dan terjadi bentrokan antara militer raksasa dan penduduk sipil Palestina tak bersenjata, media AS menyebutnya sebagai “perang.”

Padahal, menurut pengamat politik Noam Chomsky, ketika Israel menggunaan jet dan kapal laut untuk mengebom kamp-kamp pengungsi, sekolah, apartemen, masjid yang tidak memiliki sistem pertahanan … “itu bukan perang, itu pembunuhan!”

Menurut Werlemen, pemberitaan media Barat terlihat sekali disensor oleh pemerintah setempat yang bekerjasama dengan rezim Israel. Contohnya, kantor berita BBC sempat melakukan kesalahan dalam laporan mengenai serangan Israel pada Rabu lalu dengan judul, “Serangan udara Israel Tewaskan Wanina dan Bayi.” Namun, dalam beberapa menit, sejumlah pejabat Israel seperti jubir kemenlu Israel, Emmanuel Nahshon, menuntut BBC mengubah judul itu “secepatnya”. Dan ternyata, BBC mengikuti perintah mereka, dan mengubah judul menjadi “Serangan udara Gaza tewaskan wanita dan anak setelah sejumlah rudal mengenai Israel”.

Dari data yang ditemukan Werlemen, tidak ada tentara Israel yang terbunuh oleh rudal-rudal yang disebutkan. Lebih jauh lagi, hanya satu tentara Israel yang tewas di saat yang sama di mana 150 warga tak bersenjata Palestina tewas dan 15.000 terluka oleh tentara Israel.

Tiadanya peliputan media AS atas serangan udara Israel terhadap Gaza, menurut Werlemen, berhubungan juga dengan selera produser dan para penonton. Jaringan-jaringan ini pada dasarnya disetir oleh motif tunggal, yaitu profit. Profit sendiri disetir oleh rating. Melihat fakta bahwa media-media ini memilih untuk tidak memberitakan kejahatan Israel, hal ini mencerminkan selera penonton Amerika yang tidak peduli dengan nyawa warga Palestina. (ra/mintpress)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account