Chios,LiputanIslam.com—Kelompok Aksi untuk Palestina di Suriah melaporkan pada Selasa (9/7) kemarin tentang nasib 450 pengungsi Palestina yang hidup mengenaskan di Kamp Al-Qarora, Pulau Chios, Yunani setelah aktivitas mereka diblokade oleh otoritas Yunani.

Berdasarkan atas keterangan Kelompok Aksi itu, kamp penampungan para pengungsi Palestina tidak dilengkapi dengan fasilitas yang dibutuhkan para pengungsi. Banyak pengungsi yang terpaksa tidur di ruang terbuka akibat terlalu banyaknya jumlah pengungsi dan kurangnya persediaan tenda. Jumlah pengungsi Palestina di kamp tersebut telah melebihi kapasitas normal kamp pada umumnya.

Para pengungsi dilaporkan telah berusaha meminta kehidupan yang lebih layak bagi perempuan dan anak-anak kepada PBB dan institusi internasional lainnya. Namun, otoritas Yunani justru menghambat usaha tersebut dalam bentuk penundaan pengakuan resmi terkait status mereka di negara itu.

Para pengungsi Palestina yang hidup di Yunani ini adalah mereka yang dahulunya tinggal di Suriah dan menyelamatkan diri saat konflik berkecamuk di negara itu.

Baca: Pemukim Yahudi Rampas Rumah Milik Palestina di Yerussalem

Berdasarkan data statistik yang dilansir oleh Kelompok Aksi, terdapat sekitar 4.000 pengungsi Palestina yang kabur dari Suriah dan pada akhirnya menetap di Yunani. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*