Gaza, LiputanIslam.com—Lebih dari 30 warga Palestina terluka selama aksi protes antipenjajahan dekat pagar pembatas Jalur Gaza pada Jumat (16/8).

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qedra, mengkonfirmasikan bahwa tentara Israel menembak dan melukai para korban.

Menurut kementerian, 13 orang korban mengalami berbagai macam luka.

Warga Palestina telah menggelar aksi bernama Great Return of March ini sejak tahun lalu untuk menuntut hak kembali para pengungsi yang lari akibat agresi Israel pada tahun 1948.

Selama aksi-aksi protes tersebut berlangsung, setidaknya 305 warga Palestina tewas terbunuh oleh pasukan Israel. Selain itu, lebih dari 18.000 menderita luka-luka.

Pada bulan Maret lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa pasukan Israel melakukan pelanggaran hak kepada para demonstran. Tindakan agresif mereka bisa dianggap sebagai kejahatan perang. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*