Mediterania,LiputanIslam.com—Dua orang anak dilaporkan tenggelam di laut Mediterania pada Sabtu (27/10), saat ratusan imigran asal Maroko berusaha untuk pergi ke Spanyol menggunakan kapal.

Otoritas penjaga pantai di lokasi kejadian menambahkan bahwa 16 imigran Maroko lainnya dilaporkan hilang setelah tenggelamnya sebuah kapal di lepas pantai kota utara Nador di Maroko.

“53 orang telah diselamatkan di perairan antara Spanyol dan Aljazair saat kapal imigran hendak mengambil air ,” kata otoritas penyelamatan laut Spanyol melalui Twitter, menambahkan bahwa dua mayat tak bernyawa juga telah berhasil ditemukan di dalam kapal tersebut.

Otoritas setempat menjelaskan, awalnya 439 imigran menaiki delapan buah kapal untuk melintasi selat Gibraltar.

Fronteras Caminando, organisasi non-pemerintah yang membantu para imigran, mengatakan kepada Agency France-Presse (AFP) bahwa dua mayat yang ditemukan di dalam kapal itu adalah anak berusia tujuh tahun. Mereka mencatat para rombongan imigran itu berasal dari dua desa yang terletak di pinggiran Nador.

Maroko tercatat sebagai kontributor utama imigran ke Eropa pada bulan Juli. PBB mencatat lebih dari 38.852 orang telah menyeberang ke Spanyol hingga pertengahan September lalu. Para pejabat Maroko mengatakan, mereka telah berusaha menggagalkan lebih dari 54.000 upaya penyeberangan ke Eropa. Sekitar 13 persen dari calon imigran itu adalah orang Maroko sedangkan sisanya berasal dari negara-negara Afrika lainnya.

Menurut Organisasi Internasional untuk Imigrasi (IOM), 42.500 imigran telah tiba di Spanyol melalui jalur laut sejak awal tahun ini. Sebanyak 433 imigran telah tewas selama perjalanan akibat volume kapal yang terlalu berlebihan, sesak, dan tidak layak. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*